merah putih
Mencari Nirwana? Temui Daku...
Find Nirwana? Found me now
Ya Allah. Ya Rahman. Ya Rahim. Mudahkanlah Bagi Pengunjung Blogku ini, Yaitu : Ilmu Pengetahuan, Rizki, dan Kesehatan. Jadikanlah Orang Kaya yang Dermawan, Baik Hati, Jauhkan dari kesesatan, serta Jadikan orang-orang yang bertaubat dan Selalu Dekat Dengan-Mu. Amin.

Prabu 's posts with tag: tik

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
View posts by people in your network with tag tik
LinkIndonesia Interactive - Bandwidth MeterJun 6, '08 9:11 AM
for everyone
Link: http://bwmeter.i2.co.id

Mo check Bandwith jaringan anda silahkan klik http://bwmeter.i2.co.id
nah...maka anda akan tahu kecepatannya

LinkBelajar Website Gratis | PHPJun 5, '08 11:56 PM
for everyone
Link: http://www.ilmuwebsite.com

Mo belajar website, silahkan kunjungi situs ini.

Blog EntryOpenSUSE Sebagai DHCP ServerMay 6, '08 5:29 AM
for everyone


Posted By Vavai On May 5, 2008 @ 1:25 pm In Uncategorized | 1 Comment

DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) adalah protokol yang berbasis arsitektur client/server yang dipakai untuk memudahkan pengalokasian alamat IP dalam satu jaringan. Sebuah jaringan lokal yang tidak menggunakan DHCP harus memberikan alamat IP kepada semua komputer secara manual. Jika DHCP dipasang di jaringan lokal, maka semua komputer yang tersambung di jaringan akan mendapatkan alamat IP secara otomatis dari server DHCP. Selain alamat IP, banyak parameter jaringan yang dapat diberikan oleh DHCP, seperti default gateway dan DNS server. Sumber : [1] Wikipedia.

Setting DHCP Server pada OpenSUSE sangat mudah dan proses konfigurasinya hanya membutuhkan 4 langkah singkat. Berikut adalah tahapannya :

INSTALASI

  1. Buka YAST. Masukkan password root jika login sebagai user normal
  2. dhcp1

  3. Pilih menu Software | Software Management
  4. dhcp2

  5. Pada pilihan filter, pilih Pattern
  6. dhcp3

  7. Pilih DHCP & DNS Server. Berikan tanda centang pada pilihan yang ada
  8. dhcp4

  9. Klik Accept dan tunggu hingga instalasi selesai
  10. Tutup YAST

KONFIGURASI

  1. Buka YAST
  2. Pilih menu Network Service | DHCP Server
  3. dhcp5

  4. Jika ada konfirmasi penggunaan Knetworkmanager, klik Continue
  5. Pada wizard pertama, tentukan Network Card yang dijadikan sebagai jalur pemberian IP melalui DHCP. Pilih network card dan klik tombol Selec. Klik Next.
  6. dhcp6

  7. Pada wizard kedua, tentukan nama domain, alamat name server, gateway dll. Setelah selesai, klik Next.
  8. dhcp7

  9. Pada wizard ketiga, tentukan Alokasi IP Addres yang akan diberikan. Misalny, jika kita sudah memiliki cadangan IP statik (untuk keperluan server, Access Point dll) dari IP 192.168.0.1-192.168.0.100, maka kita bisa mendefinisikan IP Range 192.168.0.101-192.168.0.254
  10. dhcp8

  11. Terakhir, pilih apakah DHCP Server diaktifkan secara otomatis saat booting ataukah dijalankan secara manual. Untuk server sebaiknya tentukan agar berjalan secara otomatis pada saat booting.
  12. dhcp9

Coba test salah satu klien untuk menggunakan IP DHCP dan check apakah DHCP Server mampu meresponnya dengan memberikan alokasi IP Address.


Article printed from Komunitas OpenSUSE Indonesia: http://opensuse.or.id

URL to article: http://opensuse.or.id/panduan/server-setup/dhcp-server/opensuse-sebagai-dhcp-server/

URLs in this post:
[1] Wikipedia: http://id.wikipedia.org/wiki/DHCP


Link: http://www.vb-bego.net

Bagi anda yang tertarik dengan dunia komputer, mo jadi programmer, belajarlah melalui link situs ini, be go the programmer, the next generation

Blog EntryPerintah DOSFeb 19, '08 10:51 AM
for everyone

Perintah DOS adalah perintah-perintah yang dapat dijalankan di dalam sistem operasi DOS. Dalam sistem operasi DOS, terdapat dua jenis perintah, yakni:

  • Perintah internal (internal command), yakni perintah-perintah yang telah dimasukkan ke dalam COMMAND.COM (interpreter perintah DOS), sehingga dapat langsung dieksekusi oleh kernel DOS, di mana saja.
  • Perintah eksternal (external command), yakni perintah-perintah yang tidak dimasukkan ke dalam COMMAND.COM, dan membutuhkan sebuah berkas yang dapat dieksekusi (berupa program DOS) yang harus terdapat dalam direktori aktif.

Tabel berikut berisi perintah-perintah yang terdapat dalam MS-DOS.

Perintah Jenis perintah Keterangan
BREAK Internal Mengeset pengecekan penekanan tombol Ctrl+C atau menggagalkannya.
CD atau CHDIR Internal Mengganti direktori aktif ke direktori lainnya yang ditentukan dalam parameter. Jika dijalankan tanpa parameter, maka perintah ini akan menampilkan lokasi di mana direktori aktif berada.
CHCP Internal Jika dijalankan tanpa parameter, perintah ini akan menampilkan code page (kumpulan karakter) dalam bentuk angka yang sedang digunakan. Perintah ini juga dapat digunakan untuk mengganti code page untuk semua perangkat yang mendukung pergantian kumpulan karakter.
CLS Internal Membersihkan layar dan menempatkan kursor pada pojok kiri layar. Perintah ini tidak memiliki parameter.
COPY Internal Menyalin satu atau beberapa berkas dari satu lokasi ke lokasi lainnya yang ditentukan. Perintah ini memiliki dua parameter, yakni parameter sumber berkas dan tujuan ke mana berkas akan disalin.
CTTY Internal Perintah ini akan mengganti perangkat terminal (terminal device/tty) yang digunakan untuk mengontrol komputer.
DATE Internal Perintah ini akan menampilkan tanggal saat ini. Perintah ini juga dapat mengeset tanggal komputer.
DEL atau ERASE Internal Menghapus berkas yang ditentukan dalam parameter. Parameter dapat berupa nama berkas atau beberapa nama berkas yang disusun menggunakan karakter wildcard.
DIR Internal Jika digunakan tanpa parameter, perintah ini dapat menampilkan daftar berkas-berkas dan subdirektori yang terdapat di dalam direktori aktif. Berkas ini memiliki satu parameter, yakni lokasi direktori di mana hendak menampilkan daftar isi direktori.
EXIT Internal Keluar dari shell COMMAND.COM sekunder dan kembali lagi kepada COMMAND.COM primer.
LH atau LOADHIGH Internal Memuat sebuah program ke upper memory block.
LOCK Internal Perintah ini mengizinkan akses langsung terhadap hard disk. Perintah ini hanya dimiliki oleh MS-DOS dalam Windows 95/98.
MKDIR atau MD Internal Membuat sebuah direktori dalam direktori aktif.
PATH Internal Menentukan di mana MS-DOS harus mencari berkas-berkas yang dapat dieksekusi sebagai program.
PROMPT Internal Mengubah tampilan command prompt MS-DOS.
RMDIR atau RD Internal Menghapus sebuah direktori kosong. Akan gagal bila direktori tersebut mengandung berkas atau subdirektori lainnya. Gunakan perintah eksternal DELTREE untuk menghapus total sebuah tree direktori.
REN atau RENAME Internal Mengubah nama sebuah atau beberapa berkas (dengan menggunakan karakter wildcard).
SET Internal Menampilkan, menghapus atau mengeset variabel-variabel lingkungan. Umumnya, perintah ini dimasukkan ke dalam berkas AUTOEXEC.BAT.
TIME Internal Menampilkan atau mengeset waktu saat ini.
TYPE Internal Menampilkan isi dari sebuah berkas (dalam bentuk teks) ke dalam standard output.
UNLOCK Internal Menonaktifkan akses hard disk secara langsung. Perintah ini hanya dimiliki oleh MS-DOS dalam Windows 95/98.
VER Internal Menampilkan versi sistem operasi yang digunakan.
VERIFY Internal Menyuruh sistem operasi agar melakukan verifikasi bahwa berkas-berkas yang ditulis ke dalam media penyimpanan telah sempurna ditulis, dan menampilkan status verifikasi. Perintah ini secara default dinyalakan oleh MS-DOS.
VOL Internal Menampilkan nama label dari sebuah volume atau partisi.

© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help